Sabtu, 24 September 2016

SUKSES YANG TIDAK TAMPAK




Sukses, apa itu? menurut Andy Hayes "apakah saya bahagia? Jika ya, maka itu merupakan kesuksesan bagi saya". Sedangkan menurut Brian Tracy "Sukses adalah kemampuan untuk menjalani hidup anda sesuai dengan keinginan anda, melakukan apa yang paling dinikmati, dikelilingi oleh orang-orang yang anda senangi dan anda hormati". 

Sukses menurut saya adalah Jika saya dapat berkontribusi atau membantu orang-orang yang ada di sekitar saya dan dapat membuat orang lain tertawa bahagia. Oleh karena itu, saya mencoba untuk membuat orang-orang yang di sekitar saya dekat dengan saya dan bisa akrab satu sama lain.

Selain karena tujuan itu, Kesuksesan saya ini juga didasari oleh hadist Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam. Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:
خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ
artinya:
"Sebaik baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain"

Hadist di atas menunjukan bahwa Rasulullah menganjurkan umat islam untuk selalu berbuat baik kepada orang lain ataupun mahluk lain. Eksistensi manusia sebenarnya ditentukan oleh kemanfaatannya pada orang lain. Apakah dia berguna bagi orang lain atau malah menjadi parasit yang menyusahkan lainnya. Oleh karena itulah saya ingin menjadi bermanfaat bagi orang lain.

Untuk membuat orang lain disekitar saya tertawa mungkin saya bisa memanfaatkan pengalaman-pengalaman waktu di sekolah. Pengalaman disini maksudnya bukan tampil di depan umum tapi lebih ke membuat hal-hal yang lucu saat berdiskusi atau hanya sekedar ngobrol, Dikarenakan sekarang lingkungan saya bukan sekolah lagi melainkan perkuliahan, saya harus memanfaatkan keadaan ini karena jika bisa membuat orang lain yang berada di lingkungan baru sekitar saya menjadi tertawa, itu akan menjadi seperti penghargaan tersendiri bagi saya dan saya anggap telah mendapatkan SUKSES besar.

Akan tetapi, dikarenakan ini lingkungan yang baru saya harus bisa beradaptasi dengan orang-orang baru di sekitar saya dan tidak mungkin bisa langsung akrab. Bisa saja saat membuat guyonan malah terkesan garing  dan mungkin akan membuat diri saya malu seketika. Pada intinya, saya harus beradaptasi dengan orang-orang baru disekitar saya dan menjadi akrab, hal itu akan memudahkan untuk membuat orang lain tersenyum dan tertawa.



"Sukses tidak harus selalu terlihat, membuat orang lain tertawa saja sudah termasuk Kesuksesan bagi saya" 

-Reynaldi Octa Pradana-

Selasa, 13 September 2016

2 JENIS BAHASA

Bahasa adalah alat komunikasi seseorang dengan orang lain. Pada hakikatnya manusia membutuhkan bahasa dalam kehidupan sehari-hari, baik bahasa lisan ataupun bahasa tubuh.

Bahasa Lisan adalah bahasa yang dikeluarkan melalui mulut kita sehingga orang lain mengerti apa yang kita maksud. Di dunia ini banyak sekali terdapat bahasa lisan, terlebih di Indonesia. Di Indonesia sendiri terdapat banyak bahasa seperti bahasa Jawa, bahasa Sunda, bahasa Batak, dll. 


Sudah pasti dalam kehidupan sehari-hari kita bertemu dengan orang yang mempunyai budaya dan bahasa yang berbeda-beda. Oleh karena itu, gunakanlah kesempatan ini untuk mempelajari bahasa lain dan mengakrabkan diri dengan orang lain.


Bahasa Tubuh adalah bahasa yang menggunakan media tubuh sebagai alat komunikasi seseorang dengan orang lain. Bahasa tubuh ini biasanya dilakukan dengan cara mempraktikan gerakan yang kita ingin sampaikan. Bahasa tubuh ini biasanya digunakan oleh para Tuna Wicara (orang yang bisu). Selain itu, bahasa tubuh ini juga biasanya digunakan oleh orang normal yang ingin berkomunikasi dengan orang lain tetapi terpisahkan oleh jarak yang jauh.







Sumber Foto: Google